Waspadai Kecurangan Di Casino Online

casino-online

Waspadai Kecurangan Di Casino Online – Casino ialah permainan dengan penggemar cukup banyak. Kemajuan teknologi membuat permainan ini sekarang mudah dimainkan kapan dan dimana saja, hanya bermodalkan smartphone dan koneksi internet stabil. Dalam permainan casino online, banyak hal dapat terjadi di dalamnya. Anda dapat menang atau kalah. Permainan ini hanya membutuhkan 2 buah faktor, yaitu naluri dan keberuntungan, tidak memerlukan trik khusus.

Baca juga: Atur Emosi Saat Bermain Poker Online

Meskipun itu, banyak sekali kecurangan terjadi di dalam casino online. Agar kita dapat waspada, kita harus mengetahui terlebih dahulu kecurangan dalam casino online, bisa dilakukan baik oleh agen judi online maupun pemain. Apa saja kecurangan tersebut? Mari kita simak satu per satu penjelasannya di bawah ini. Kecurangan yang dilakukan agen:

1. Dealer cantik dan seksi

Ketika anda melihat dealer cantik dan seksi, pastinya tak dapat fokus dalam permainan. Hal ini membuka kesempatan bagi agen untuk melakukan kecurangan, dengan cara memotong payout serta pengocokan tidak benar, sehingga pemain terpaksa memberikan sejumlah uang lagi untuk agen.

2. Menentukan di angka berapa roulette akan berhenti

Salah satu kecurangan yang sering dilakukan oleh agen casino online ialah menentukan di angka berapa bola akan berhenti pada permainan roulette. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, disarankan untuk bermain secara live serta gunakan roda asli.

3. Kocokkan kartu diatur sistem komputer

Hal ini banyak terjadi pada permainan baccarat dan blackjack. Supaya tak menjadi korban, sebaiknya bermain dengan sistem bergiliran, dimana posisi pemain dan bandar bergantian.

4. Bot pengatur permainan

Hal ini biasa dilakukan oleh agen casino online tidak kredibel. Tujuannya agar anggota semakin kesulitan dalam memenangkan permainan, sehingga bandar akan mendapat keuntungan semakin besar. Bandar tidak ingin anggota agen mendapatkan banyak untung.

5. Tampilan situs

Jika website menampilkan terlalu banyak iklan, tidak rapi, terasa lambat atau tidak responsif, hindarilah dan jangan bermain. Ini berarti mudahnya hacker atau bot pemain mengakses situs tersebut. Kecurangan yang dilakukan pemain

6. Melakukan transfer chip

Transfer chip biasa dilakukan oleh mereka yang mengejar bonus. Tindakan ini dilakukan agar bisa melakukan WD tanpa mengikuti syarat yang berlaku. Jangan sekali-sekali melakukan transfer chip, karena jika ketahuan oleh agen, akun pengirim dan penerima chip akan langsung dibekukan oleh agen.

7. Deposit kosong

Ada 2 alasan mengapa pemain mengisi deposit kosong, biasanya karena tidak punya uang untuk bermain, atau pemain sedang marah karena selalu kalah. Tindakan tersebut akan memalukan diri sendiri. Jika anda tidak punya uang bermain casino online, lebih baik tidak usah main.

8. Deposit tidak sesuai dengan yang ditransfer

Kecurangan yang dilakukan biasanya dengan menambahkan banyak angka nol, sehingga jumlah pengisian deposit lebih banyak daripada yang ditransfer. Biasanya bertujuan untuk mencari untung, dimana ingin menang banyak uang tetapi mengeluarkan sedikit modal.
Contoh: seorang pemain casino online mentransfer deposit sebesar Rp 10.000,- tetapi ia mengisi deposit sebesar Rp 100.000,-

9. Selalu berkata bahwa anda kalah

Dalam laporan permainan, bisa dilihat secara jelas jumlah anda menang dan kalah dalam bermain. Jangan melakukan protes kepada customer service bahwa anda selalu kalah serta menuduh agen casino online tersebut melakukan tindakan licik. Kita harus memegang prinsip sportifitas dalam bermain.

10. Memakai bot dalam bermain

Jika umur situs tersebut masih pendek, banyak pemain berani memakai bot. Alasan dibalik ini semua ialah karena kesempatan menang menjadi lebih besar jika dibandingkan dengan bermain secara manual.

Demikian kecurangan dalam situs casino online, bisa dilakukan baik oleh agen maupun pemain. Selalu berwaspadalah agar anda tak menjadi korban tindak kecurangan selanjutnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua para pemain casino online. Terima kasih.